Mulai 2015 OJK Garap Brandless Banking

Posted by on Jan 27, 2015 in Brandless Banking | 0 comments

Mulai 2015 OJK Garap Brandless Banking

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2015 ini memiliki agenda untuk menggarap “brandless banking”. Hal ini dilakukan supaya lembaga keuangan bisa menjangkau hingga lapisan masyarakat yang paling bawah.

Keberadaan “brandless banking” ini sangat mudah karena tidak memerlukan gedung, tanpa kantor, bisa menunjuk badan usaha, badan hukum, usaha warung, atau perorangan sebagai agen.
“‘Brandless banking’ ini akan semakin mendekatkan lembaga keuangan kepada masyarakat di bawah. Nantinya “brandless banking” ini akan melayani kredit mikro, asuransi mikro,” ujar Anggota Komisioner OJK, Ilya Avianti kepada wartawan, Selasa (27/1).

Menurutnya, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan segala termasuk mengenai persyaratan untuk menjadi agen. Ia memprediksikan perumusan persyaratan tersebut tidak akan terlalu sulit mengingat saat ini pangsa pasar kredit di Indonesia sangat banyak.

“Persyaratan untuk menjadi agen “brandless banking” ini sedang kita susun. Karena pangsa pasar kresit di Indonesia sangat besar, maka perumusan persyaratan tersebut tidak akan terlalu sulit,” ungkapnya.

Mengenai “brandless banking” ini, beberapa bank di Jawa Barat khususnya telah mempersiapkan dirinya. Salah satunya adalah Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (Bank BJB).

Dalam hal ini, Bank BJB berusaha untuk mewujudkan “brandless banking” sesuai dengan arahan dari OJK.

“Saat ini kita tengah mempersiapkan diri untuk membentuk brandless banking. Karena dalam penilaian kita, brandless banking ini akan memberikan manfaat yang besar bagi lembaga perbankan termasuk di dalamnya bank bjb,” terang Direktur Utama Bank BJB, Ahmad Irfan.

Sumber : http://m.galamedianews.com/

Leave a Reply