Kenali Laku Pandai dari OJK

Posted by on Jun 6, 2015 in Brandless Banking | 0 comments

Kenali Laku Pandai dari OJK

Mulai akhir Maret lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memulai program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif), yang diselenggarakan untuk 17 bank di Indonesia. Targetnya, menurut ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad, dalam tiga tahun ke depan, agen-agen Laku Pandai akan ada di semua wilayah Indonesia.

Program Laku Pandai diharapkan dapat mendukung program keuangan inklusif sesuai dengan tujuan Pemerintah Indonesia yang dicanangkan dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) pada Juni 2012.

“Kami berharap Laku Pandai bisa memberi edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat menabung yang baik, sehingga layanan sektor keuangan benar-benar memberikan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muliaman.

Dengan akses perbankan yang bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia, diharapkan kegiatan ekonomi masyarakat semakin lancar, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia, baik di desa maupun kota.

Produknya yang ditawarkan oleh Laku Pandai cukup beragam, antara lain tabungan dengan karakteristik Basic Saving Account (BSA), kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro, dan produk keuangan lainnya, seperti asuransi mikro.

Namun, menurut Muliaman, pada intinya produk keuangan tersebut harus memudahkan masyarakat. Hal itu berarti syarat dan ketentuan yang ada harus simpel dan tidak menyulitkan masyarakat. Misalnya saja untuk produk tabungan, di mana amasyarakat tidak akan dibebani dengan kewajiban minimal setoran wajib.

“Hal itu karena Laku Pandai menyasar kepada masyarakat kecil. Kalau produknya kompleks nanti malah sulit,” tegas Muliaman. “Makanya harus sederhana supaya masyarakat antusias memanfaatkan layanan keuangan dari Laku Pandai.”

Ada empat bank yang sudah mendapatkan persetujuan dan akan meluncurkan program ini pada tahap awal, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), dan Bank Central Asia (BCA). Dari ke empat bank ini, ditargetkan akan direkrut sekitar 128.039 agen selama periode 2015. Dan jika 13 bank lain mulai ikut menjalankan program Laku Pandai pada tahun ini, diperkirakan jumlah agen Laku Pandai mencapai 350 ribu, dengan cakupan 75 persen wilayah di seluruh Indonesia. (Antono Purnomo)

sumber : http://www.readersdigest.co.id

Leave a Reply