BNI Syariah Garap Laku Pintar

Posted by on Apr 14, 2015 in Brandless Banking | 0 comments

BNI Syariah Garap Laku Pintar

Tak hanya bank-bank konvensional yang melakukan program layanan bank tanpa kantor cabang dalam rangka keuangan inklusif (Laku Pandai), namun bank syariah juga akan berpartisipasi mengikuti program layanan keuangan inklusif yang bisa menjangkau hingga lapisan masyarakat yang paling bawah. ini.

Namun memang bagi bank syariah guna mengikuti program Laku Pandai ini memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena layanan brandless banking ini memang membutuhkan kesiapan jaringan teknologi informasi dan juga jaringan luas sampai ke seluruh penjuru tanah air. Selain itu juga perlu dukungan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten (memadai).

BNI Syariah, sebagai salah satu bank umum syariah (BUS) di tanah air juga berencana akan menggulirkan program Laku Pandai ini di tahun 2015. Namun kapan waktu persis peluncurannya di tahun 2015 ini, BNI Syariah belum bisa memastikannya.

Direktur Bisnis BNI Syariah – Imam T Saptono saat ditemui MySharing hari ini di Jakarta mengatakan, bahwa pihaknya sudah didorong oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera mengajukan izin program layanan keuangan inklusif satu ini.

“OJK sudah meminta kami untuk mengajukan program ini. Namun memang kami lebih pasif, karena platform dan IT-nya untuk layanan Laku Pandai ini memang dari BNI induk. Yang menjalankan adalah induk. Namun kalau nanti Laku Pandai di industri itu hidup, maka kami pun otomatis akan menjalankan Laku Pandai ini,” jelas Imam.

Imam lalu menambahkan, BNI Syariah akan menjalankan program Laku Pandai mengikuti bank induknya, BNI. “Mudah-mudahan bisa dilaksanakan di tahun (2015) ini. Paling nanti tinggal pembagian segmetasinya saja dengan induk,” lanjut Imam lagi.

Menurut Imam, BNI Syariah memang diarahkan oleh BNI induk untuk bisa meng-cover sektor mikro, termasuk di dalamnya program layanan Laku Pandai ini.

“Kita memang diarahkan induk untuk menggarap ke mikronya, termasuk Laku Pandai. Karena Laku Pandai yang dijalankan oleh OJK itu, banyak kaitannya dengan inklusi keuangan. Kalau inklusi keuangan itu related ke mikro, kemungkinan besar kita akan menjalankan,” demikian Direktur Bisnis BNI Syariah – Imam T Saptono

Sumber : http://mysharing.co/

Leave a Reply