Posts by admin

Kelompok Tani Urus BH Untuk Dapat Hibah

Posted by on Jun 7, 2015 in BUM Petani | 0 comments

Kelompok Tani Urus BH Untuk Dapat Hibah

GROBOGAN – Ratusan kelompok tani dan ternak yang selama ini menerima kucuran dana hibah sejak beberapa hari terakhir sibuk mengurus badan hukum. Hal itu dilakukan seiring turunnya UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Yang mana, dalam aturan tersebut menyebutkan kalau belanja hibah itu dapat diberikan pada badan, lembaga dan ormas yang memiliki badan hukum Indonesia. ”Dengan adanya aturan ini maka para kelompok penerima bantuan kami minta untuk melengkapi dengan badan hukum. Beberapa waktu lalu, kelompok yang kami sudah kami beri bantuan, telah kami pengertian masalah ini,” kata Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan Riyanto. Menurutnya, dari ratusan kelompok binaannya sebagian sudah beres masalah badan hukumnya. Sementara yang lainnya masih dalam proses pengurusan dan diharapkan dalam waktu dekat semua kelompok sudah memiliki badan hukum. Sebab, jika tidak punya badan hukum maka kelompok tersebut tidak bisa mendapatkan kucuran dana hibah seperti tahun-tahun sebelumnya. (DANI AGUS/AKROM HAZAMI) sumber...

Read More

20 Traktor Dibagikan Untuk Kelompok Tani

Posted by on Jun 7, 2015 in BUM Petani | 0 comments

20 Traktor Dibagikan Untuk Kelompok Tani

Bolmut : 26 Kelompok Tani Kabupaten Bolmut, menerima bantuan berupa 20 hand tractor dan enam unit pompa air. Bantuan ini berasal dari Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Menurut Kepala Bidang Pertanian Bolmut Sarifudin Pontoh, bantuan ini akan diserahkan ke 20 kelompok tani di enam kecamatan. “Saya harapkan agar kelompok tani  bertanggung jawab secara formal dan material terhadap bantuan yang diterima. Jangan sampai hari ini diterima seminggu lagi diperiksa sudah hilang atau rusak,” tegasnya. Parlan Sutami, salah seorang perwakilan gabungan kelompok tani asal Kecamatan Sangkub mengaku bersyukur dengan adanya bantuan ini. “Kami baru sekali ini dapat bantuan,” ujarnya. Wakil Bupati Bolmut Suriansyah Korompot SH mengharapkan agar peralatan pertanian tersebut dipergunakan sesuai peruntukannya, dan dirawat sebaik-baiknya. “Saya berharap kepada para petani untuk merawat mesin-mesin tractor agar tidak cepat rusak,” tutupnya. (sin/kly) sumber :...

Read More

Rokan Hulu Canangkan Kabupaten BUMDes

Posted by on Jun 6, 2015 in BUM Desa | 0 comments

Rokan Hulu Canangkan Kabupaten BUMDes

Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi secara resmi mencanangkan Rokan Hulu sebagai Kabupaten Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pertama di Indonesia. Sebagai tolak ukurnya, atas keberhasilan pemerintah daerah sejak tahun 2007 yang punya perhatian lebih dalam menjalankan program pemberdayaan desa (PPD) yakni Usaha Ekonomi Desa Simpan Pinjam (UED-SP) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang saat ini telah berkembang di 16 kecamatan se-Rokan Hulu. Pencanangan Rokan Hulu sebagai kabupaten BUMDes pertama di Indonesia, bersamaan dengan pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-43 tingkat Kabupaten Rohul yang dipusatkan di Desa Rambah Baru Kecamatan Rambah Samo. Sekaligus pengukuhan dan melantik pengurus dari 18 BUMDes di Rohul. Bupati Rokan Hulu Drs H Achmad MSi menyebutkan, keberadaan BUMDes di Rokan Hulu yang kini terbanyak di Sumatera bahkan nasional, merupakan perkembangan dari UED-SP yang telah mandiri dalam mengelola simpan pinjam. Karena UED SP dan BUMDes merupakan suatu lembaga mikro ekonomi yang berada di desa dan saat ini menjadi ikonnya Kabupaten Rohul. Kebersihan BUMDes di Rohul lanjut Achmad, dibuktikan, sudah puluhan pemerintah kabupaten/kota dan provinsi tidak hanya di Sumatera tapi Jawa, Kalimantan, Sulawesi melakukan studi banding ke Kabupaten Rohul untuk mempelajari kesuksesan BUMDes di Rokan Hulu yang hingga saat ini sudah berdiri di 122 dari 147 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Sementara 25 desa yang saat ini masih berstatus UED-SP, ditargetkan pada tahun 2016 mendatang 100 persen desa  sudah berdiri BUMDes. Karena keberadaan UED-SP dan BUMDes di Rohul sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di segala sektor. Termasuk pemerintah daerah dari penguatan lembaga mikro ekonomi di desa itu telah menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di Rohul. Apalagi dari data UED-SP dan BUMDes di Rohul, saat ini sekitar 43.540 masyarakat di Rokan Hulu telah memanfaatkan lembaga mikro ekonomi desa itu sebagai tambahan modal usaha dan pengembangan ekonomi masyarakat. Achmad mengaku bangga berjalan suksesnya UED-SP dan BUMDes di Rohul, itu diukur dari tingkat penunggakan masyarakat rata-rata sekitar 2-3 persen, bahkan ada beberapa desa zero (nol) tunggakan. Sementara rata-rata tingkat pengembalian masyarakat lebih kurang 97 persen, dan persentase itu melebihi dari tingkat kredibilitas perbankan. ‘’Kita tidak membangga dan menyombongkan diri, hampir seluruh kabupaten/kota bahkan provinsi di Indonesia datang ke Rohul untuk studi banding, melihat manajemen, keberhasilan, metode, pengelolaan Bumdes di Rohul. Sehingga dari keberhasilan itu, hari ini (Rabu, red) saya mencanangkan Rokan Hulu sebagai kabupaten Bumdes pertama di Indonesia,’’...

Read More

BUMDes Mudahkan Bayar Tagihan

Posted by on Jun 6, 2015 in BUM Desa | 0 comments

BUMDes Mudahkan Bayar Tagihan

Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung; Sumarju Saeni menyatakan, pemprov telah melaksanakan pelatihan dan pembentukan Badan Usaha Milik Desa ( BUMDES) di 112 desa. Hal tersebut mengacu kepada Permen Desa, Pembangunan Masyarakat Daerah Tertinggl dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan dan Pembubaran desa. “Untuk meningkatkan kapasitas BUMDES, Pemerintah Provinsi Lampung kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia ( BRI ) untuk menjadikan BUMDES sebagai Payment Point Online Bank (PPOB) BRI,” katanya dalam rilis. Dengan kerjasama ini masyarakat diberikan kemudahan pelayanan dalam membayar rekening listrik melalui pulsa, pembayaran kredit kendaraan, PDAM, dan pembelian pulsa HP elektronik. “Disamping memberikan kemudahan juga mendatangkan keuntungan bagi BUMDES. Uji coba pelaksanaan PPOB-BRI dilaksanakan di Desa Candra Kencana, Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang dan Desa Kali Asin, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan,” kata dia. sumber :...

Read More

Kenali Laku Pandai dari OJK

Posted by on Jun 6, 2015 in Brandless Banking | 0 comments

Kenali Laku Pandai dari OJK

Mulai akhir Maret lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memulai program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif), yang diselenggarakan untuk 17 bank di Indonesia. Targetnya, menurut ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad, dalam tiga tahun ke depan, agen-agen Laku Pandai akan ada di semua wilayah Indonesia. Program Laku Pandai diharapkan dapat mendukung program keuangan inklusif sesuai dengan tujuan Pemerintah Indonesia yang dicanangkan dalam Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) pada Juni 2012. “Kami berharap Laku Pandai bisa memberi edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat menabung yang baik, sehingga layanan sektor keuangan benar-benar memberikan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Muliaman. Dengan akses perbankan yang bisa menjangkau seluruh wilayah Indonesia, diharapkan kegiatan ekonomi masyarakat semakin lancar, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah di Indonesia, baik di desa maupun kota. Produknya yang ditawarkan oleh Laku Pandai cukup beragam, antara lain tabungan dengan karakteristik Basic Saving Account (BSA), kredit atau pembiayaan kepada nasabah mikro, dan produk keuangan lainnya, seperti asuransi mikro. Namun, menurut Muliaman, pada intinya produk keuangan tersebut harus memudahkan masyarakat. Hal itu berarti syarat dan ketentuan yang ada harus simpel dan tidak menyulitkan masyarakat. Misalnya saja untuk produk tabungan, di mana amasyarakat tidak akan dibebani dengan kewajiban minimal setoran wajib. “Hal itu karena Laku Pandai menyasar kepada masyarakat kecil. Kalau produknya kompleks nanti malah sulit,” tegas Muliaman. “Makanya harus sederhana supaya masyarakat antusias memanfaatkan layanan keuangan dari Laku Pandai.” Ada empat bank yang sudah mendapatkan persetujuan dan akan meluncurkan program ini pada tahap awal, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN), dan Bank Central Asia (BCA). Dari ke empat bank ini, ditargetkan akan direkrut sekitar 128.039 agen selama periode 2015. Dan jika 13 bank lain mulai ikut menjalankan program Laku Pandai pada tahun ini, diperkirakan jumlah agen Laku Pandai mencapai 350 ribu, dengan cakupan 75 persen wilayah di seluruh Indonesia. (Antono Purnomo) sumber :...

Read More